OM Swastiastu,
Asalamualaikum Wrb., Salam Sejahtera bagi kita semua.
Jika saya
berkata, umumnya manusia lebih memikirkan egonya sendiri. Seolah-olah dunia ini
menjadi miliknya sendiri. Apakah itu benar? Mereka itu diberi satu minta dua,
diberi dua minta tiga, diberi tiga minta seratus, diberi seratus minta satu
juta dan seterusnya. Kembali kepada hadirin sekalian, apakah hadirin pernah
merasa tidak puas terhadap sesuatu? Pastinya pernah.
Manusia, manusia
memiliki ciri yaitu tidak pernah puas. Tragisnya, dari jutaan manusia yang ada
di dunia ini jika satu dengan lainnya memiliki sifat egoisnya sendiri-sendiri,
maka cepatlah rusak dunia ini. Bayangkan saja, jika sudah menguasai hutan, maka
ia bisa bertindak seenaknya sendiri untuk mendapatkan keuntungan demi memuaskan
egonya.
Hadirin yang
berbahagia,
Setiap agama
yang ada di dunia ini tidak mengajarkan manusia untuk hidup sendiri-sendiri.
Islam sendiri mengajarkan, manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku
untuk saling mengenal satu dengan lainnya. Demikian juga Hindu yang terkenal
dengan ajaran Tat Twam Asi. Saudara-saudara, pada kesempatan kali ini, saya
akan menyampaikan uraian singkat saya mengenai Tat Twam Asi.
Sebenarnya,
apakah arti dari Tat Twam Asi? Arti dari Tat Twam Asi itu sangatlah mudah. Tat
Twam Asi berari "aku adalah engkau, engkau adalah aku." Intinya
adalah engkau dan aku adalah sama. Mudah kan?
Iya,
dari arti kata yang sangat mudah ini, kita bisa lihat ada orang yang hebat. Dia
adalah seseorang dari India yang sangat terkenal, yaitu Mahatma Ghandi. Mahatma
Ghandi, seseorang yang telah berhasil menerapkan Tat Twam Asi di negerinya. Itu
terjadi saat ia berhasil dalam memerangi penjajahan Inggris yang sangat
mencekam dan mengerikan.
Sekarang
bisakah anda bayangkan Tat Twam Asi tersebut? Kata yang sangat mudah ini
memberikan dampak yang sangat besar bagi keberhasilan suatu negara. Mungkin jika kita mempelajari Tat Twam Asi
secara sekilas, maka hal itu tampak remeh. Padahal jika didalami, makna yang
ada sangatlah besar.
Bila ajaran Tat Twam Asi dapat kita
implementasikan dalam kehidupan sehari-hari secara menyeluruh dan
sungguh-sungguh, baik dalam sifat dan prilaku kita, maka kehidupan ini akan
menjadi sangat harmonis. Satu dengan yang lainnya diantara kita dapat hidup
saling menghormati, mengisi dan damai.
Baik saudara,
saya kira cukup sekian dari saya mengenai ajaran Tat Twam Asi patut kita
pedomi, cermati dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Maaf jika ada
salah-salah kata dan pengucapan. Akhir kata saya tutup dengan paramasanthi, OM
Santhi, Santhi, Santhi OM. Wasalamualaikum Wrb, Semoga kita selalu damai
selamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar